Artikel Bencana Alam Indonesia 2010-Aktifnya Gunung Sinabung

Nama : Dimas Prasetyoko
NPM : 12110041
Kelas : 1KA31
Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar





       ILMU SOSIAL DASAR – ARTIKEL BENCANA ALAM INDONESIA 2010

                                                 Aktifnya Gunung Sinabung

           Gunung Sinabung adalah sebuah gunung di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Indonesia. Sinabung bersama Sibayak di dekatnya adalah dua gunung berapi aktif di Sumatera Utara. Ketinggian gunung ini adalah 2.460 meter. Gunung ini menjadi puncak tertinggi di Sumatera Utara. Gunung ini belum pernah tercatat meletus sejak tahun 1600. Koordinat puncak gunung Sinabung adalah 3 derajat 10 menit LU, 98 derajat 23 menit BT.

            Sejak 27 Agustus 2010, gunung ini mengeluarkan asap dan abu vulkanis. Pada tanggal 29 Agustus 2010 dini hari sekitar pukul 00.15 WIB (28 Agustus 2010, 17.15 UTC), gunung Sinabung mengeluarkan lava. Status gunung ini dinaikkan menjadi "Awas". Dua belas ribu warga disekitarnya dievakuasi dan ditampung di 8 lokasi. Abu Gunung Sinabung cenderung meluncur dari arah barat daya menuju timur laut. Sebagian Kota Medan juga terselimuti abu dari Gunung Sinabung. Bandar Udara Polonia di Kota Medan dilaporkan tidak mengalami gangguan perjalanan udara. Satu orang dilaporkan meninggal dunia karena gangguan pernafasan ketika mengungsi dari rumahnya.

         Pada tanggal 3 September, terjadi 2 letusan. Letusan pertama terjadi sekitar pukul 04.45 WIB sedangkan letusan kedua terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Letusan pertama menyemburkan debu vuklkanis setinggi 3 kilometer. Letuasn kedua terjadi bersamaan dengan gempa bumi vulkanis yang dapat terasa hingga 25 kilometer di sekitar gunung ini.

         Pada tanggal 7 September, Gunung Sinabung kembali metelus. Ini merupakan letusan terbesar sejak gunung ini menjadi aktif pada tanggal 29 Agustus 2010. Suara letusan ini terdengar sampai jarak 8 kilometer. Debu vulkanis ini tersembur hingga 5.000 meter di udara.

*sumber : www.wikipedia.com

         Pendapat saya tentang bencana diatas, di Indonesia memang banyak sekali tumbuh Gunung-gunung, baik yang aktif ataupun tidak. Namun untuk memastikan kondisi gunung, terutama gunung yang aktif seharusnya dilakukan pemantauan secara berkala untuk memastikan status gunung.
Solusi, mungkin solusi yang tepat jika terjadi gunung meletus seharusnya pertama penduduk harus dievakuasi terlebih dahulu disusul dengan harta benda mereka. Pos-pos pengungsian juga harus dibuka dibeberapa tempat untuk mengurangi tumpukan pengungsi & pemantauan terhadap gunung tersebut harus tetap dilakukan untuk menganalisis status Gunung tersebut.

Facebook Twitter RSS