Tugas 1 - Bahasa Indonesia 2


Penalaran Deduktif

        Penalaran Deduktif adalah cara berpikir dengan berdasar pada suatu pernyataan dasar untuk menarik kesimpulan. Pernyataan dasar tersebut merupakan premis, sedangkan kesimpulan merupakan implikasi pernyataan dasar tersebut.

Corak berpikir deduktif yaitu :

1. Silogisme.

2. Entimem.

3. Rantai Deduksi.


1. Silogisme

        Silogisme adalah suatu pengambilan kesimpulan dari dua macam keputusan (yang mengandung unsur yang sama dan salah satunya harus universal), suatu keputusan yang ketiga yang kebenarannya sama dengan dua keputusan yang mendahuluinya. Silogisme dibagi menjadi tiga, yaitu :

1. Silogisme Kategorial

2. Silogisme Hipotesis

3. Silogisme Disjungtif / Alternatif


1.1 Silogisme Kategorial

        Argumen deduktif yang mengandung suatu rangkaian yang terdiri dari tiga (dan hanya tiga) proposisi kategorial, yang disusun sedemikian rupa sehingga ada tiga term yang muncul dalam rangkaian pernyataan itu.

  • Contoh :

Semua mahasiswa di universitas itu jurusan ilmu komputer
Semua jurusan ilmu komputer belajar pemrograman
Jadi, semua mahasiswa di universitas itu belajar pemrograman.


1.2 Silogisme Hipotesis

       Silogisme hipotetis atau silogisme pengandaian adalah semacam pola penalaran deduktif yang mengandung hipotesis. Silogisme hipotetis bertolak dari suatu pendirian, bahwa ada kemungkinan apa yang disebut dalam proposisi itu tidak ada atau tidak terjadi.

  • Contoh :

Premis Mayor : Jika dia tidak belajar untuk ujian, maka dia akan kesulitan
Premis Minor : dia tidak belajar
Konklusi : Sebab itu, dia akan kesulitan saat ujian


1.3  Silogisme Disjungtif atau Silogisme Alternatif

        Silogisme Alternatif adalah Silogisme yang terdiri atas premis mayor berupa proposisi alternatif.
Proposisi alternatif yaitu bila premis minornya membenarkan salah satu alternatifnya. Simpulannya akan menolak alternatif yang lain.

  • Contoh :

Premis Mayor : Hari ini Dia pergi ke kampus dengan menaiki motor atau mobil
Premis Minor : Hari ini Dia pergi ke kampus menaiki motor
Konklusi : Sebab itu, Dia pergi ke kampus tidak menaiki mobil


2.1 Entimem

        Entimem adalah silogisme yang diperpendek. Silogisme muncul hanya dengan dua proposisi, salah satunya dihilangkan. Walaupun dihilangkan, proposisi itu tetap dianggap ada dalam pikiran dan dianggap diketahui pula oleh orang lain.

  • Contoh

Silogisme asli/awal :
Premis Mayor : Mahasiswa yang baik tidak mencemarkan nama universitas
Premis Minor : Dimas tidak mencemarkan nama universitas
Konklusi : Sebab itu, Dimas adalah mahasiswa yang baik

Entimem : 
Dimas adalah mahasiswa yang baik, karena ia tidak mencemarkan nama universitas.


3.1 Rantai Deduksi

        Penalaran yang deduktif dapat berlangsung lebih informal dari entimem. Orang tidak berhenti pada sebuah silogisme saja, tetapi dapat pula merangkaikan beberapa bentuk silogisme yang tertuang dalam bentuk yang informal.

Facebook Twitter RSS